Pengobatan Hepatitis B | 0856 4600 8888 | Testimoni Kesembuhan
Saya pria berumur 44 tahun, di tahun 2002 didiagnosa mengidap penyakit Hepatitis B. Dokter menyarankan biopsi dan hasilnya adalah sirosis stadium IV dengan luka parut yang parah. Saya telah memakai interferon dan ipeg interferon terbaru tanpa hasil yang baik. Kenyataannya, jumlah virus bertambah dan tingkat enzim memburuk bulan Desember 2005.Pengacara saya menyarankan Transfer Factor dari 4Life Research karena rekan lamanya yang mengidap Hepatitis B mendapat hasil yang baik. Sesaat sebelum Natal, saya mulai minum Transfer Factor Plus (8 kapsul) dan Transfer Factor (6 kapsul) per hari. Bulan Juli 2006 hasilnya muncul dan ternyata hampir tidak masuk akal, saya hanya mengalami sirosis awal, bahkan belum mencapai stadium I dan luka parut juga sangat kecil.
Sandy
+++++++++++++++++
Produk ini (Transfer Factor Plus) benar-benar berkhasiat bagi saya. Pengobatan dengan interferon dan ribaviran tidak membantu bahkan membuat mual. Pemeriksaan fungsi hati saya membaik dari sangat buruk menjadi normal setelah 3 bulan minum, 3x3 kapsul Transfer Factor Plus. Saya merasa normal kembali. Terima kasih.
Charles
+++++++++++++++++
Saya tidak tahu harus mulai dari mana. Namun, untuk menyingkat kisah saya yang panjang, jumlah virus di tubuh saya 2.6 juta saat mulai minum Transfer Factor Plus 9 kapsul per hari. Hasil pemeriksaan darah kemarin (10/5) memperlihatkan bahwa sekarang hanya 364.000. Saya berteriak gembira. Air mata berlinang, terkesima. Saya menghitung dan sadar bahwa virus saya berkurang 86 %. Terima kasih 4Life Reasearch
Joseph
Catatan:
ALT (Alanine Amino Transferase) juga disebut SGPT (serum glutamic-pyruvic transminase) dan AST (Aspartate aminotrasferase) atau SGOT (serum glutamic-oxaloacetic transminase) adalah zat kimia yang dilepaskan hati ke darah, bila fungsi hati terganggu. Makin tinggi nilainya, makin jelek. Kerusakan hati diakibatkan oleh virus, toksin, obat atau alkohol.
Sumber : http://www.putra-putri-indonesia.com/penyakit-hepatitis.html






